Saatnya Bungo Waspada Banjir Meluas Diduga Diperparah Aktivitas PETI  

banner 728x90

Kabareskrim.net // Bungo

Banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Bungo dan kondisinya dinilai jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Air meluap dari aliran Sungai Batang Tebo dan Sungai Batang Bungo, merendam sejumlah dusun yang tersebar di sepanjang bantaran kedua sungai tersebut.

Seorang warga setempat mengungkapkan bahwa banjir memang menjadi kejadian tahunan di daerah ini, namun kenaikan air kali ini terjadi sangat cepat dan mencapai ketinggian yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Setiap tahun memang selalu ada banjir, tapi selama ini belum pernah separah dan secepat ini air naiknya. Kami merasa khawatir melihat kondisinya,” ujarnya.

Dusun-dusun yang terdampak banjir di sepanjang aliran Batang Tebo antara lain Dusun Tanah Bekali, Dusun Pasar Lubuk Landai, Dusun Empelu, Dusun Peninjau, Dusun Babeko, hingga Dusun Purwo Bakti. Sementara itu, di sepanjang aliran Batang Bungo, wilayah yang terendam meliputi Dusun Leban, Dusun Lubuk Kayu Aro, Dusun Talang Sungai Bungo, Dusun Apung Mudik, Dusun Sungai Telang, Dusun Pekan Jumat, dan Dusun Bedaro. Ketinggian air di sejumlah lokasi bahkan sudah mencapai dada orang dewasa dan membuat akses perjalanan menjadi terputus total

Melihat situasi yang kian memburuk, masyarakat mengimbau seluruh warga Kabupaten Bungo untuk tetap berhati-hati dan waspada. Terutama bagi yang tinggal di dataran rendah dan dekat aliran sungai, diharapkan segera mengamankan barang berharga dan bersiap mengungsi ke tempat yang lebih aman jika air terus naik. Warga juga diminta untuk mengikuti setiap arahan dari aparat serta instansi terkait demi keselamatan bersama.

Selain itu, masyarakat meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo untuk segera menangani masalah ini. Diduga kuat, salah satu penyebab utama yang membuat banjir semakin parah adalah maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Aktivitas ini dinilai telah merusak alur sungai, membuat dasar sungai menjadi dangkal, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar dan mudah meluap saat curah hujan tinggi turun.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak banjir.

(Rp)

Pos terkait

banner 728x90