Peti di Bungo Sudah Menjadi Isu Nasional Publik Tuntas Pemodal dan Oknum Pelindung Diusut Tuntas

banner 728x90

Kabarreskrim.net // Bungo

Masalah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo kini tidak lagi sekadar berita daerah. Berbagai pemberitaan di media elektronik, cetak, hingga media nasional telah mengangkat isu ini secara luas, menjadikannya perbincangan hangat yang menarik perhatian publik

Meskipun telah bertahun-tahun diberitakan dan berulang kali diungkap, ironisnya praktik ilegal ini tak kunjung selesai dan seolah memiliki “nyawa” sendiri yang sulit diputus.

Apa yang membuat isu Bungo ini semakin panas dan layak jadi sorotan nasional adalah dugaan kuat adanya keterlibatan pihak-pihak yang seharusnya menegakkan hukum.

Beredar luas informasi bahwa aktivitas PETI ini diduga kuat mendapatkan perlindungan (backing) dari oknum Aparat Hukum dan Keamanan (APH). Bahkan, tidak sedikit informasi yang menyebutkan bahwa oknum tersebut tidak hanya diam, melainkan turut “bermain” dan menikmati keuntungan bisnis ilegal ini.

Hal inilah yang membuat operasi tambang liar bisa berjalan leluasa, seolah memiliki “payung hukum” sendiri, sementara aturan negara dan kerusakan lingkungan diabaikan begitu saja.

Pertanyaan besar yang kini bergulir di masyarakat nasional adalah Di mana para pemodal besar?

Hingga saat ini, yang sering ditangkap dan dijerat hukum hanyalah pekerja kasar atau pelaksana di lapangan. Sementara itu, para “tuan tanah” dan pemilik modal besar yang membiayai operasi alat berat, kapal keruk, dan logistik, justru masih bebas dan aman tentram.

Padahal, tanpa aliran dana dan perlindungan yang kuat, mustahil aktivitas skala besar ini bisa berlangsung bertahun-tahun. Publik menilai penegakan hukum selama ini hanya memotong ranting, bukan menebang akar.

Karena skala kerusakan lingkungan yang masif, dugaan korupsi, dan keterlibatan oknum yang meresahkan, isu PETI Bungo kini benar-benar sudah menjadi isu nasional.

Masyarakat menuntut agar Pemerintah Pusat, Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung turun tangan langsung. Tidak cukup hanya razia sesaat, tapi harus ada upaya hukum yang menyentuh hingga ke level paling atas: mengungkap siapa pemodalnya, siapa pelindungnya, dan memutus mata rantai kejahatan ini sampai ke akar-akarnya.

(Rp)

Pos terkait

banner 728x90