Kabarreskrm.net // RETEH
Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Reteh, Polres Indragiri Hilir (Inhil), terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program prioritas nasional. Pada Kamis pagi (21/5/2026), Polsek Reteh menggelar kegiatan penyemaian padi bersama masyarakat di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB diinisiasi sebagai langkah konkret dalam mendukung misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mempercepat terwujudnya swasembada dan ketahanan pangan nasional yang dimulai dari tingkat desa.

Penyemaian padi kali ini dipusatkan di lahan pertanian seluas kurang lebih 1 hektar milik warga setempat, Sdr. Parlan, yang berlokasi di Jalan Penunjang Parit 16, Dusun inar Jaya, Desa Pulau Kecil.
Hadir langsung memimpin dan mendampingi proses penyemaian ini adalah Bhabinkamtibmas Desa Pulau Kecil, AIPDA Muharram, didampingi langsung oleh sang pemilik lahan, Sdr. Parlan, serta salah satu tokoh pemuda tani setempat, Sdr. Asmar.
Kapolsek Reteh menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di tengah-tengah petani bukan sekadar mendampingi, melainkan bentuk pendampingan berkelanjutan untuk memastikan para petani mendapatkan dukungan moral dan teknis yang optimal.
Tiga Misi Utama Gerakan Swasembada Pangan di Reteh
Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Reteh menjelaskan ada tiga target utama yang ingin dicapai melalui konsistensi gerakan penyemaian padi ini:
Meningkatkan Kesejahteraan dan Produktivitas Petani Lokal Dengan hasil penyemaian padi yang berkualitas, diharapkan produktivitas pertanian warga Desa Pulau Kecil meningkat pesat. Selain memenuhi kebutuhan beras, sisa hasil panen atau limbah pertanian juga dapat dimanfaatkan untuk menyokong kebutuhan pakan ternak warga, menjadikannya sebuah ekosistem pertanian terpadu yang sejalan dengan program Asta Cita.
Membangun Kemandirian Pangan Tanpa Ketergantungan Luar Daerah Sinergi antara Polsek Reteh, Pemerintah Desa, dan kelompok tani ini bertujuan menciptakan kemandirian pangan tingkat kelurahan dan desa. Dengan demikian, masyarakat Reteh ke depannya mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri secara mandiri tanpa harus menggantungkan pasokan dari luar daerah.
Mewujudkan Lumbung Pangan di Daerah Pelosok, Polsek Reteh berharap gerakan ini memicu munculnya “Lumbung-Lumbung Pangan” baru di tingkat desa dan daerah pelosok nusantara.

Langkah mikro dari tingkat desa ini dipercaya menjadi pondasi kokoh untuk memangkas angka impor bahan pangan secara nasional demi kedaulatan pangan Indonesia yang berkelanjutan.
Kegiatan penyemaian padi tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan warga sekitar. Hubungan harmonis ini diharapkan terus terjaga demi suksesnya program ketahanan pangan nasional.
(Mhd)









