SUBULUSSALAM//KABARRESKRIM.NET
Gelombang rekrutmen manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) mulai berdampak signifikan di Kota Subulussalam. Sejak pendaftaran dibuka secara nasional, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam mencatat lonjakan warga yang datang untuk mengurus surat keterangan sehat sebagai salah satu syarat administratif utama, Jumat 24 April 2026.
Kondisi ini dipicu oleh besarnya kuota yang ditawarkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, yakni mencapai 30.000 posisi di seluruh Indonesia. Antusiasme warga Subulussalam untuk melakukan pemeriksaan kesehatan yang meningkat dibandingkan hari-hari biasanya.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Subulussalam, dr. Dewi Sartika, mengonfirmasi bahwa sebagian besar pemohon surat kesehatan dalam beberapa hari terakhir merupakan calon pelamar koperasi tersebut. Pihak rumah sakit pun terus berupaya memberikan pelayanan maksimal untuk mengakomodasi kebutuhan administrasi para pejuang kerja ini.
Berdasarkan data terbaru dari pihak manajemen rumah sakit, sudah ada seratusan lebih warga yang menyelesaikan tahapan pemeriksaan medis. “Alhamdulillah, hingga saat ini ada sekitar 119 orang yang melakukan cek kesehatan untuk menyelesaikan administrasi calon manajer Koperasi Merah Putih. Kita tentu berharap mereka dapat lulus semua,” ujar dr. Dewi Sartika.
Diketahui bahwa para pelamar ini nantinya akan bersaing memperebutkan posisi manajer. Jika lolos seleksi, mereka akan dikontrak dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun, yang dianggap sebagai peluang emas bagi pemuda di daerah untuk berkontribusi pada ekonomi desa.
RSUD Kota Subulusalam berkomitmen untuk mendukung kelancaran proses ini melalui penyediaan layanan kesehatan yang cepat dan akurat bagi setiap putra-putri daerah yang ingin mengadu nasib dalam seleksi berskala nasional tersebut.
(Rinto Berutu)









