Kabareskrim.net // PROBOLINGGO
Polres Probolinggo Kota mengerahkan sebanyak 201 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia bersama Aliansi BEM Probolinggo Raya di depan Kantor Pemerintah Kota Probolinggo dan Makodim 0820 Probolinggo, Selasa (5/5/2026).
Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan melibatkan sejumlah unsur, mulai tim deteksi, tim tindak, tim escape, negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjut, wastib hingga tim dokumentasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Probolinggo Kota, Rico Yumasri, mengatakan pihaknya menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara yang dijamin undang-undang.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi, dan negosiasi agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” kata Rico.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan aksi secara damai tanpa mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kota Probolinggo.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa dari PMII dan Aliansi BEM Probolinggo Raya karena telah menyampaikan aspirasi dengan damai, tertib, dan aman. Kedewasaan dalam menyampaikan pendapat seperti ini menjadi contoh positif bahwa aspirasi dapat disuarakan secara santun namun tetap substansial,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu nasional maupun kebijakan daerah, mulai persoalan pendidikan, kesejahteraan guru, hingga sejumlah kebijakan publik yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Meski sempat berlangsung dinamis dengan orasi di dua titik lokasi, aparat keamanan tetap melakukan pengawalan dan pengamanan secara maksimal, termasuk membuka ruang komunikasi agar aspirasi massa dapat tersalurkan dengan baik.
Kapolres menegaskan, Polres Probolinggo Kota akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk aksi penyampaian pendapat di muka umum.
“Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi. Tugas kami memastikan demokrasi berjalan dengan aman, damai, dan tetap dalam koridor hukum,” pungkas Rico.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Kota Probolinggo terpantau aman, lancar, dan kondusif.
(Fredo)









