Kabareskrim.net // sumsel
Proyek pembangunan jalan lintas provinsi yang dikerjakan oleh PT SRIPA (Sriwijaya Perkasa Abadi) di Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin menjadi sorotan masyarakat. Proyek tersebut dipertanyakan terkait aspek transparansi informasi publik dan pengawasan pekerjaan di lapangan.(Rabu, 13/05/2026)
Berdasarkan pantauan tim media di lokasi pekerjaan, papan informasi proyek tidak ditemukan di area kegiatan. Padahal, papan proyek merupakan bagian penting dalam pekerjaan konstruksi pemerintah sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, yang umumnya memuat sumber anggaran, nilai proyek, waktu pelaksanaan, serta identitas pelaksana pekerjaan.
Saat tim media melakukan pemantauan di lapangan, aktivitas pekerjaan terlihat masih berlangsung dengan sejumlah material dan rambu keselamatan kerja bertuliskan PT SRIPA (Sriwijaya Perkasa Abadi). Namun, pengawas lapangan tidak berada di lokasi saat kegiatan berlangsung.
Upaya konfirmasi langsung telah dilakukan tim media dengan mendatangi lokasi pekerjaan sebanyak dua kali. Akan tetapi, hingga kunjungan kedua dilakukan, pihak pengawas proyek maupun pihak yang dapat memberikan keterangan resmi tidak berada di tempat.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait pengawasan teknis dan keterbukaan pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran pemerintah.
“Seharusnya proyek pemerintah terbuka dan jelas informasinya agar masyarakat mengetahui pekerjaan yang sedang dilaksanakan,” ujar salah satu warga sekitar.
Masyarakat berharap instansi terkait, khususnya pihak yang membidangi pekerjaan jalan provinsi, dapat turun langsung melakukan pengecekan agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai aturan, spesifikasi teknis, serta mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas.
Pantauan di lokasi dilakukan saat pekerjaan proyek masih berlangsung di ruas jalan provinsi wilayah Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Sriwijaya Perkasa Abadi maupun instansi terkait masih belum memberikan keterangan resmi terkait tidak ditemukannya papan informasi proyek serta absennya pengawas lapangan saat tim media berada di lokasi.
Warga berharap pengawasan terhadap proyek infrastruktur pemerintah terus diperketat guna menjaga kualitas pembangunan dan memastikan penggunaan anggaran berjalan secara terbuka demi kepentingan masyarakat luas.
(Enismiyana)









