Kabarreskrim.net // Medan
Pendekatan edukatif dan penegakan hukum secara humanis terus dikedepankan Polda Sumut pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Sampai Hari Kesepuluh, Jajaran Polda Sumut telah mencatat beri 15.815 Teguran dan Penindakan kepada Pelanggar Lalulintas.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.237 diberikan teguran kepada Pengendara, 1.345 diberikan penindakan Tilang Manual, 233 diberikan penindakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile, dan penindakan melalui ETLE Statis tercatat nihil.
Data tersebut menunjukkan teguran menjadi pendekatan yang paling dominan pelaksanaan operasi, upaya mengingatkan Masyarakat lebih disiplin, dan memahami pentingnya keselamatan saat berkendara.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.IK., SH., MH. mengatakan, Operasi Patuh Toba 2026 komitmen Polri membangun budaya tertib berlalulintas melalui kombinasi edukasi, pencegahan dan penegakan hukum.
“Penegakan hukum tetap dilaksanakan, tetapi kami juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis. Melalui teguran, Masyarakat diingatkan memperbaiki perilaku berkendara dan kepatuhan akan aturan lalulintas tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata takut karena sanksi,” ujar Ferry di Medan, Kamis (05/11/2026).
Melalu upaya preemtif, Personel lakukan penyuluhan kepada Pelajar dan Orangtua, juga lakukan sosialisasi di Terminal Bus, Pasar, Kampus, Kawasan Industri dan Perkantoran, dan berdialog dengan Pengemudi Ojek Daring, Kurir, Komunitas Kendaraan Bermotor, serta Pengemudi Angkutan Umum.
Ferry menegaskan, meningkatnya jumlah teguran dan penindakan dibandingkan periode tahun sebelumnya bukan semata-mata menjadi ukuran keberhasilan operasi. Hal yang lebih penting meningkatkan kesadaran Masyarakat mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan.
“Kami ingin Masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Jangan menunggu ada Petugas atau Operasi baru tertib berlalulintas. Gunakan Helm, Sabuk Pengaman, patuhi rambu dan jangan melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun Pengguna Jalan Lainnya,” ucapnya.
(Dharma)









