Kabarreskrim.net // MELAWI
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Kalimantan Barat bersama Polres Melawi melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan 16 unit rumah toko (ruko) di kawasan Pasar Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Rabu (27/5/2026) dini hari.
Tim bantuan teknis dari Bidang Laboratorium Forensik Polda Kalbar yang terdiri dari empat personel turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (29/5/2026).
Dalam proses penyelidikan tersebut, tim Labfor mengambil sejumlah sampel berupa debu arang serta beberapa potongan kabel yang diduga berkaitan dengan sumber awal kebakaran.
Kegiatan pemeriksaan di TKP berlangsung sejak pagi hingga siang hari dan turut didampingi Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon serta Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana.
Kepala Tim Labfor, IPTU Raymundus Nonatus Suba, mengatakan pihaknya telah menemukan beberapa indikasi yang memungkinkan menjadi penyebab kebakaran. Namun, hasil pasti masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut melalui instrumen laboratorium forensik.
“Kami menemukan beberapa kemungkinan penyebab kebakaran. Sejumlah sampel seperti debu arang dan potongan kabel telah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam,” ujar IPTU Raymundus.
Ia menjelaskan, kehadiran tim Laboratorium Forensik Polda Kalbar merupakan tindak lanjut atas permintaan bantuan teknis dari Polres Melawi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran besar yang melanda kawasan pertokoan Pasar Nanga Pinoh tersebut.
Menurutnya, langkah yang dilakukan tim meliputi pencarian, pengumpulan, dan pemeriksaan titik api pertama guna memastikan sumber serta penyebab kebakaran.
“Pemeriksaan ini dilakukan untuk membantu proses penyelidikan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait penyebab kebakaran yang terjadi,” ungkapnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga berupaya membantu warga yang terdampak, terutama terkait pengurusan dokumen-dokumen penting milik masyarakat yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
(Jon)









