Kabarreskrim.net // MADIUN
Menunjukkan semangat persaudaraan dan tanggung jawab keamanan organisasi, Pasukan Pengaman Terate (PAMTER) Ranting Dolopo di bawah binaan Dewan Keluarga Pusat (DKP) Madiun, turut aktif terjun langsung mengamankan pelaksanaan puncak acara Suran Agung PSHW yang digelar di wilayah kecamatan Winongo kota Madiun hari ini.
Kehadiran puluhan personel PAMTER Dolopo menjadi bagian penting dari barisan pengamanan gabungan yang disiapkan demi berjalannya kegiatan tradisi dan pertemuan akbar saudara-saudara PSHW dengan tertib, aman, dan khidmat.
Ketua Koordinator PAMTER Ranting Dolopo Misdianto dalam keterangannya di lokasi menyatakan, keikutsertaan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan wujud nyata persatuan lintas ranting dan wilayah. “Kami datang membawa semangat persaudaraan. Bersama unsur pengamanan lain dari berbagai cabang dan ranting, kami pastikan setiap titik akses, area pertemuan, serta jalur keluar-masuk terawasi rapi agar seluruh peserta bisa mengikuti acara dengan tenang,” ujarnya.
Penempatan personel telah diatur secara terpadu: mulai dari pos pemeriksaan awal, pengaturan arus lalu lintas, penjagaan lingkungan sekitar tempat pelaksanaan, hingga tim siaga cepat yang siap merespons segala kemungkinan. Kerja sama juga dijalin erat dengan kepanitiaan pusat, aparat kepolisian setempat, serta unsur keamanan dari ranting dan cabang lain di lingkungan DKP Madiun.
Perwakilan Panitia Pusat Suran Agung PSHW memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan dan kedisiplinan yang ditunjukkan tim dari Dolopo. “Dukungan seperti ini membuktikan bahwa persaudaraan dan gotong royong adalah pondasi utama. Kehadiran PAMTER Ranting Dolopo sangat membantu kelancaran dan ketenangan suasana,” ungkapnya.
Kegiatan Suran Agung tahun 2026 ini dihadiri ribuan anggota dan simpatisan dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan sekitarnya. Sampai berita ini diturunkan, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, damai, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. PAMTER Ranting Dolopo beserta unsur pengamanan lain tetap berada di posnya hingga seluruh rangkaian kegiatan resmi selesai dan peserta kembali ke tempat asal dengan selamat.
(Laporan Jurnalis Terate Indonesia – Wilayah Madiun)
(Bams)









