Kabarreskrim.net//Muba
Mengedepankan nurani di atas kaku-kaku aturan birokrasi, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Musi Banyuasin, Deny, S.H., M.Si bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga prasejahtera. Kali ini, bantuan menyasar Fitri Ramayani, seorang ibu muda yang berjuang menyambung hidup sebagai pemulung demi anak semata wayangnya di Kelurahan Balai Agung, minggu (15/02/2026).
Merespons temuan insan pers terkait anomali data kependudukan Secara faktual, Fitri menetap di Kelurahan Balai Agung, namun secara administratif ia masih tercatat sebagai pemegang KTP Kelurahan Serasan Jaya.
Kadinsos Muba menegaskan bahwa kondisi ekonomi yang memprihatinkan di lapangan jauh lebih mendesak untuk ditangani daripada sekadar menunggu sinkronisasi berkas.
“Meskipun secara administrasi kependudukan yang bersangkutan masih tercatat sebagai warga Serasan Jaya, fakta di lapangan menunjukkan beliau tinggal di Balai Agung dan dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan.
Kemanusiaan tidak boleh terhambat oleh sekat administrasi,” ujar Kadinsos Muba.
Sinergi Lintas Perangkat Daerah
Kehadiran Lurah Balai Agung, Revi Syaputra, S.H., bersama Sekretaris Kelurahan Masdiana, S.H., dan Kasi Kesos Balai Agung, menjadi simbol kuatnya sinergi antar perangkat daerah.
Pihak kelurahan memastikan tidak akan membiarkan hambatan data menghalangi hak sosial warga.
(Enismiyana)








