Kabarreskrim.net // Tapanuli Tengah
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.IK., MH., kunjungan kerja (kunker) ke Polres Tapanuli Tengah, Jumat (07/08/2026). Selain memantau kesiapan Jajaran pasca bencana, kunjungan kerja Kapolda Sumut ini juga lakukan peletakan batu pertama (ground breaking) Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Dinas “Tunggal Panaluan” Polres Tapteng, dan penyerahan dukungan sarana dan prasarana Jajaran.
Kedatangan Kapolda Sumut beserta Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu Hermawan, Irwasda Kombes Pol Nanang Masbudi, S.IK., M.Si., dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut menggunakan Helikopter Polri P-3307 disambut Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.KM., S.IK., M.IK., Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH., MH., dan Unsur Forkopimda Tapteng di Lapangan Bola Kaki, KecamatanPandan. 
Mengawali agendanya, Kapolda Sumut dan Ketua Bhayangkari Daerah Sumut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Munawar di Kelurahan Pandan Wangi, menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.
Selanjutnya, Rombongan bergerak menuju Mapolres Tapanuli Tengah untuk memimpin Groundbreaking Ceremony Pembangunan Gedung Rusun Dinas Tunggal Panaluan. Dalam kesempatan tersebut, Polres Tapteng menerima pemenuhan fasilitas dasar, berupa 1 Unit Gedung Rumah Susun Dinas, sebanyak 20 Unit Ruang Kamar. Selain itu, program pemugaran total dan penataan ulang pada 4 Unit Polsek Jajaran, yaitu, Polsek Pandan, Polsek Kolang, Polsek Sorkam, dan Polsek Barus, yang masing-masing dilengkapi dengan penambahan 4 Unit Gedung Rumah Dinas Polsek.
Dalam arahannya, Irjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, seluruh proses pembangunan fasilitas tempat tinggal dan Mako tersebut wajib diselesaikan tepat waktu dalam kurun waktu 6 Bulan.
“Pembangunan Rusun Tunggal Panaluan dan perbaikan di 4 Unit Polsek ini upaya Polri meningkatkan kesejahteraan Anggota. Pemenuhan Rumah Dinas itu kebutuhan dasar agar Personel tidak lagi terbebani pikiran soal tempat tinggal, sewa, atau cicilan,” katanya.
Kapolda Sumut menginstruksikan Jajaran Polres Tapteng untuk rutin merawat dan menjaga fasilitas gedung yang dibangun, dan dimanfaatkan optimal jangka panjang.
Selain pemenuhan fasilitas Gedung Rusun, Kapolda Sumut menyoroti pentingnya kenyamanan lingkungan kerja. Penataan lingkungan markas komando yang bersih dan rapi, sebagaimana penataan Mako Polda Sumut seluas 40 Hektare dinilai berbanding lurus dengan peningkatan ketertiban administrasi dan pelayanan publik. Kebutuhan Operasional Harian terpenuhi 100 %, dan tidak boleh ada lagi kendala teknis saat Masyarakat membuat laporan, seperti kehabisan kertas administrasi, dan gangguan listrik.
Guna mewujudkan pelayanan publik yang transparan dan adaptif, Kapolda Sumut mendorong percepatan transformasi layanan berbasis digital untuk pengurusan SKCK, perizinan keramaian, dan surat kehilangan. Langkah ini ditujukan mempermudah Masyarakat, dan mengurangi interaksi tatap muka secara langsung (face-to-face).
“Yang paling utama, membangun sistem digital yang handal dapat beroperasi 24 jam. Mengingat pergantian jabatan pimpinan atau personel, itu hal yang rutin laksanakan, keberadaan sistem yang kuat akan menjamin pelayanan kepada Masyarakat tetap berjalan konsisten, efektif, dan akuntabel siapa pun pimpinannya,” ujarnya.
Kapolda Sumut mengapresiasi, dan ucapan terima kasih kepada seluruh Personel Polres Tapteng yang tetap bersemangat dan sigap memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat, meski sebelumnya sempat terdampak bencana alam.
(Dharma)









