Kabarreskrim.net//Tembilahan
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 sebagai gerakan kebangsaan yang menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir, pulau-pulau terluar, dan perbatasan Indonesia.
Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir di Tembilahan, Kamis (30/7/2026).
Menurut Kapolda, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan negara benar-benar hadir hingga ke titik-titik terluar Indonesia.
Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti Kapolri dan diwujudkan Polda Riau melalui ekspedisi yang menggabungkan semangat nasionalisme, pelayanan kepada masyarakat, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Ekspedisi ini adalah simbol kehadiran negara di wilayah terdepan, sekaligus upaya memperkuat persatuan, membangun optimisme masyarakat pesisir, dan memastikan setiap warga negara merasakan perhatian negara tanpa terkecuali,” kata Irjen Herry.
Ia mengatakan, keberhasilan ekspedisi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, organisasi kemasyarakatan seperti KKSS dinilai memiliki peran penting sebagai perekat persatuan sekaligus mitra strategis dalam menyebarkan semangat kebangsaan hingga ke akar rumput.
Kapolda juga mengajak masyarakat mendukung implementasi Green Policing yang menjadi pendekatan Polda Riau dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.
Menurutnya, keamanan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan ekosistem, terutama di wilayah pesisir yang menjadi benteng terdepan Provinsi Riau.
Melalui Green Policing, Polda Riau ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga hutan, mangrove, laut, dan lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan bangsa.
“Karena itu, Ekspedisi Merah Putih Presisi juga akan diisi dengan berbagai aksi nyata, mulai dari penanaman mangrove, bakti sosial, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Irjen Herry mengungkapkan, rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 akan berlangsung hingga pertengahan Agustus dengan menyasar sejumlah wilayah pesisir dan pulau terluar di Provinsi Riau.
Selain mengibarkan semangat nasionalisme melalui pembagian Bendera Merah Putih, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk nyata kehadiran negara di wilayah perbatasan.
Ia berpandangan, silaturahmi bersama KKSS Kabupaten Indragiri Hilir menjadi salah satu langkah awal membangun dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan ekspedisi.
“Kami berharap gerakan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, memperluas kolaborasi, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan bangsa dan kelestarian lingkungan dari beranda terdepan Indonesia,” demikian Irjen Herry. (Muhammad)









