Jalan Bagbagan Kiaradua Pelabuhan ratu dalam kondisi berbahaya longsor susulan dimohon masyarakat sementara untuk tidak melintas

banner 728x90

Kabareskrim.net // Sukabumi

Ruas Jalan Nasional Bagbagan – Kiaradua hingga kini, Senin pagi (12/1/2026) masih terpantau lumpuh dengan lumpur yang masih tebal sehingga belum dapat dilalui dengan normal oleh semua jenis kendaraan. Material longsor berupa tanah dan bebatuan masih bergerak menuruni tebing, menimbun badan jalan sejak Minggu 11 Januari 2026, siang.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, memastikan kondisi jalur penghubung wilayah selatan Sukabumi tersebut masih sangat berbahaya untuk dilintasi.

Kami Kapolsek Simpenan melaporkan bahwa jalan Bagbagan menuju Kiaradua belum dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan normal. kata Bayu pada Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, titik longsor tidak hanya terjadi di satu lokasi. Di Kampung Cimapag, material longsor masih terus bergerak, sementara di wilayah Cisarakan kondisi jalan juga belum memungkinkan untuk dilewati kendaraan.

Untuk Kampung Cimapag masih terjadi longsoran, dan yang kedua di wilayah Cisarakan juga masih belum dapat dilalui kendaraan dengan normal. Material tanah dan batu terus turun, dari tebing pinggir jalan ” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri dan menahan sementara waktu untuk melintas melalui jalur tersebut demi menghindari risiko kecelakaan.

Kami mengharapkan warga masyarakat agar tetap berhati-hati dan tidak melintas terlebih dahulu melalui Jalan Kiaradua menuju Bagbagan maupun sebaliknya,” tegas AKP Bayu. Sehingga kondisi dan keadaan kembali normal, di khawatirkan dengan kondisi tanah yang labil dengan cuaca masih dalam kondisi diguyur hujan, beresiko akan ada longsoran dan amblasnya bahu jalan di sepanjang jalur jalan penghubung antara bagbgan dan Kiara dua menuju arah Jampang kab Sukabumi tersebut.

(Risman)

Pos terkait

banner 728x90