Gereja GBI Simpang Niam Rayakan Natal Dengan Khidmat Pemerintah dan Aparat Hadir Jaga Kondusivitas

banner 728x90

Kabareskrim.net // Tebo

Perayaan Natal umat Kristiani di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Simpang Niam, Desa Mangupeh, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, berlangsung khidmat, aman, dan tertib, Kamis (25/12/2025).

Bacaan Lainnya

Ibadah Natal yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Gembala Sidang GBI Simpang Niam, Pdt. Solin, dan diikuti oleh jemaat dari berbagai denominasi gereja di wilayah Kecamatan Tengah Ilir.

Bahkan, sebagian jemaat tercatat datang dari luar wilayah kecamatan, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.

Perayaan Natal ini turut dihadiri Camat Tengah Ilir, Ansori, Kepala Desa Mangupeh, perangkat desa seperti kepala dusun (Kadus), ketua RT, tokoh adat, serta sejumlah aparat kepolisian dari Polres dan Polsek Tebo yang melakukan pengamanan selama rangkaian ibadah berlangsung.

Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap kehidupan beragama yang rukun, damai, serta terpeliharanya stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mangupeh menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani dan mengajak jemaat untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan merayakan Natal tahun ini.

“Kita patut bersyukur karena masih dapat merayakan Natal dalam keadaan sehat. Semoga kita semua dapat memasuki tahun 2026 dengan kesehatan dan kebersamaan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun dalam sambutannya mengajak umat Kristiani untuk meneladani ajaran Yesus Kristus yang disimbolkan melalui lilin Natal, sebagai terang yang membawa kasih dan harapan bagi sesama.

Senada dengan itu, Camat Tengah Ilir, Ansori, mengapresiasi ketertiban umat Kristiani dalam merayakan Natal. Ia mengimbau agar perayaan Natal dilakukan secara sederhana tanpa euforia berlebihan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Mari kita rayakan Natal dengan tertib dan penuh makna, tanpa berlebihan, sehingga kedamaian dan kerukunan di Kecamatan Tengah Ilir tetap terjaga,” tegasnya.

Ansori juga berharap situasi kondusif tersebut dapat terus dipertahankan hingga rangkaian perayaan Tahun Baru 2026. Mengaitkan dengan tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial.

“Banyak keluarga hari ini berada di ujung tanduk. Ini harus diselamatkan sebelum benar-benar hancur. Keluarga yang harmonis adalah kunci terciptanya masyarakat yang kuat,” pungkasnya.

Perayaan Natal di Gereja GBI Simpang Niam pun ditutup dengan doa bersama, penuh sukacita, serta suasana damai yang mencerminkan semangat toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kecamatan Tengah Ilir.(Tigor)

Pos terkait

banner 728x90