Dear Pendaki Dunia Pintu Baru Menuju Puncak Kerinci Resmi Dibuka Lewat Solok Selatan

banner 728x90

Kabarreskrim.net // Kerinci, Sumbar

Gunung Kerinci, si raksasa gagah yang menembus langit Sumatera, kini memiliki jalur baru yang siap memanggil para petualang dari Indonesia hingga penjuru dunia. Para pendaki tak lagi harus bertarung dengan jalur terjal Kersik Tuo, karena kini Solok Selatan membuka pintu pendakian yang lebih landai, lebih hijau, dan lebih memanjakan mata.

Bacaan Lainnya

Jalur baru ini berawal dari Nagari Bangun Rejo, Kecamatan Sangir, sebuah titik sunyi yang kini berubah menjadi gerbang emas menuju atap Sumatera. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) bersama TNI membersihkan dan menyiapkan lintasan melalui program TMMD, membuka rute yang selama ini tersembunyi di balik rimbun hutan.

Kepala Balai Besar TNKS Haidir menyebut jalur ini sebagai “lorong alami yang kaya ragam kehidupan.”

Menurutnya, pendaki tidak hanya menapaki tanah, tetapi juga melintasi ekosistem yang masih perawan, dari hutan rimba yang tebal hingga taman lumut yang tampak seperti negeri fantasi.

“Jalur ini lebih ramah, lebih landai, namun kaya panorama yang tak ditemui di jalur lain,” ujar Haidir, Sabtu (9/8/2025).

Jalur Baru, Sensasi Baru, Panorama yang Belum Tersentuh

Pada rute Bangun Rejo, pendaki disambut suasana hutan yang masih murni. Udara lebih segar, jejak wisatawan masih sedikit, dan pemandangan terasa seperti halaman pertama dari buku petualangan.

TNKS menegaskan bahwa hutan lumut di jalur ini akan menjadi daya tarik utama. Cahaya matahari jatuh lembut di antara pepohonan, menciptakan pemandangan yang kerap dideskripsikan pendaki sebagai “ruang suci yang tenang.”

Saat ini waktu tempuh pendakian masih empat hari tiga malam, namun TNKS memastikan setelah fasilitas rampung, durasi akan dipangkas menjadi dua hari satu malam, menjadikan jalur ini lebih bersahabat bagi wisatawan.

Kepala Seksi Wilayah IV TNKS Hadinata Karyadi menambahkan bahwa tiket masuk saat ini ditetapkan Rp 100 ribu karena waktu tempuh yang panjang, namun tarif akan menyesuaikan setelah jalur dipersingkat.

Ia mengingatkan, pendaki wajib menggunakan pemandu dan porter lokal demi keamanan dan untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat sekitar.

Shelter Baru, Fasilitas Baru, Semangat Baru

Delapan shelter telah disiapkan di sepanjang jalur, menjadi tempat bagi pendaki untuk mengambil napas dan menikmati pesta panorama alam Solok Selatan. Meski beberapa masih dalam tahap penyempurnaan, semuanya sudah dapat digunakan.

Untuk memastikan semua siap, Pemkab Solok Selatan melepas tim tracking resmi pada Jumat lalu. Tim beranggotakan 18 orang ini terdiri dari Disparbudpora, DPUTRP, TNI, Basarnas, TNKS, perwakilan nagari, dan komunitas pendaki.

Sebelas orang akan menembus hingga Puncak Kerinci, sementara tujuh lainnya berjaga di visitor center.

Sekdakab Solok Selatan, Syamsurizaldi, menyebut jalur ini sebagai ikon TMMD sekaligus momentum sejarah.

“Bangun Rejo akan menjadi pilihan baru para pecandu pendakian Kerinci. Jalur ini membawa nuansa segar dan akan mengubah peta wisata petualangan Sumatera Barat,” ujarnya.

Mayor Arh Herman dari Pabung Kodim 0309/Solok menambahkan, “Kami berharap perjalanan tracking ini berjalan tertib, aman, dan menjadi fondasi kuat pembukaan jalur baru ini.”

Undangan untuk Dunia

Dengan jalur yang lebih ramah, ekosistem yang masih utuh, dan panorama yang seolah disiapkan langsung oleh alam, Solok Selatan kini memanggil wisatawan dari seluruh dunia.

Gunung Kerinci bukan hanya tujuan pendakian, tetapi pengalaman yang meresap hingga ke jiwa.

Solok Selatan sedang membuka lembar baru, dan pendaki dari manapun kini punya alasan kuat untuk mencatat:

Kerinci via Bangun Rejo adalah perjalanan wajib sebelum pulang ke kehidupan sehari-hari. (Endang.S)

Pos terkait

banner 728x90