Kabarreskrim.net // Cilacap
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat infrastruktur dan mendukung fasilitas peribadahan masyarakat, Pemerintah Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya, secara resmi membangun Talud Mushola Sunan Kalijaga.
Langkah ini merupakan bagian dari realisasi pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 yang berfokus pada kemaslahatan warga di tingkat dusun.
Proyek yang berlokasi di RT 03 RW 02, Dusun Kalisari ini memiliki dimensi teknis dengan volume sebesar 21 x 1,2 x 0,35 meter.
Pembangunan talud ini diharapkan mampu memperkokoh struktur tanah di sekitar area tempat ibadah, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah dalam menjalankan aktivitas keagamaan.
Sejalan dengan prinsip transparansi publik, proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp10.000.000,- ini dikerjakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Karangmangu.
Penggunaan sistem swakelola ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi tenaga kerja lokal, sehingga dampak ekonomi dari pembangunan dapat langsung dirasakan oleh warga setempat.
Pembangunan yang dilaksanakan pada Desember 2025 ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Pemerintah Desa Karangmangu dalam mengelola dana amanat negara untuk pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sementara, tatkala dikonfirmasi di Mushola Sunan Kalijaga, H.Leo Abdul Sahid, selaku Takmir menyatakan jika pembangunan talud tersebut menjadi stimulan bagi masyarakat (jamaah) melaluhi musyawarah, berinisiatif untuk membangun pagar Mushola (senin, 9/2/2026)
“Pembangunan talud tersebut menjadi stimulan bagi masyarakat (jamaah) melaluhi musyawarah, yang secara bulat memutuskan untuk membangun pagar mushola sebelah selatan yang selama ini belum dilaksanakan”.
Lebih lanjut H.Leo Abdul Sahid memaparkan jika sumber dana untuk pemagaran mushola tersebut berasal dari sumbangan suka rela para jamaah, sebagai bentuk ukuwah islamiyah untuk merajut ke-imanan dan ke-islamanya, melaluhi shodakoh jariyah demi memakmurkan tempat ibadah.
Meski masih dalam pengerjaan, namun H.Leo meyakini jika pemagaran tersebut, insya allah pasti akan terselesaikan.
“Semoga sedakoh para jamaah, akan menjadi ladang ibadah yang diterima oleh allah swt, “pungkasnya. (Darmanto)









