Deli serdang // Kabarreskrim.net
Pengerjaan pengecoran jalan Sepakat menuju SMA Negeri 1 Namo Rambe menjadi perhatian masyarakat setelah pada sejumlah bagian badan jalan terlihat mengalami retak. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan dan kesesuaian pelaksanaan proyek dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Berdasarkan pantauan Media di lokasi, sejumlah bagian permukaan jalan tampak memiliki retakan. Kondisi itu memunculkan dugaan dari masyarakat bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan kurang maksimal atau tidak sesuai standar. Namun, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh instansi berwenang dan tidak dapat serta-merta disimpulkan sebagai kesalahan pelaksana. Kecamatan Namo Rambe Selasa(18 /08/2026) sore.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Ameera Miqaila Salsabila. Untuk memastikan kualitas pekerjaan, masyarakat berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait memberikan penjelasan mengenai metode pengerjaan, spesifikasi teknis, mutu material, ketebalan coran, serta masa pemeliharaan pekerjaan.
Masyarakat juga mendesak Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang serta Inspektorat Kabupaten Deli Serdang agar turun langsung ke lapangan melakukan pemeriksaan.
Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui apakah retakan yang muncul disebabkan faktor teknis, kondisi tanah, proses pengerjaan, kualitas material, dan coran yang retak disemen tipis aja diatasny atau faktor lainnya.
Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya ketidaksesuaian dengan kontrak maupun spesifikasi teknis, masyarakat berharap pemerintah mengambil langkah sesuai ketentuan, termasuk meminta perbaikan terhadap bagian pekerjaan yang bermasalah.
Sebaliknya, apabila hasil pemeriksaan menyatakan pekerjaan telah sesuai standar, hasil pemeriksaan tersebut juga perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. Akan berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak CV Ameera Miqaila Salsabila dan instansi terkait untuk mendapatkan keterangan berimbang mengenai pekerjaan jalan tersebut.
Publik menunggu keterbukaan dan hasil pemeriksaan lapangan: apakah retakan tersebut merupakan persoalan teknis yang wajar atau terdapat dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan.
( Jon )









