Polisi Diserang Saat Gerebek Pengedar Sabu Di Kota Medan Pelaku Utama Kabur

banner 728x90

Kabarreskrim.net // Medan

Operasi Penggerebekan Tempat Bandar Narkoba dilakukan Personel Ditreskoba Polda Sumut dari Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, berujung ricuh. Polisi mendapat perlawanan dari Pelaku, Keluarga, dan Warga Sekitar saat melakukan penangkapan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi saat Personel Subdit II Ditreskoba Polda Sumut ungkap Kasus Narkotika, Kamis (28/05/2026).

Awalnya, Polisi melakukan penyelidikan pada Target Operasi berinisial FF alias Apeng (40), diduga Pengedar Sabu.

“Petugas melakukan undercover buy atau penyamaran sebagai Pembeli Narkoba. Setelah transaksi terjadi, Tim langsung melakukan penindakan,” ujarnya, Jumat (29/05/2026).

Dari Pelaku, Polisi sita barang bukti, berupa Satu Paket Narkotika, Jenis Sabu, seberat 2,45 Gram, Timbangan Elektrik, Sekop Sabu, Plastik Klip Kosong, dan Uang Tunai hasil transaksi.Tiba-tiba situasi mendadak memanas saat Petugas hendak membawa Pelaku.

Menurut Ferry, Pelaku melakukan perlawanan dan mendapat bantuan dari pihak Keluarga, dan para Warga Sekitar. Polisi yang berada di lokasi dilempari batu.

“Personel mendapat perlawanan dari Pelaku, kemudian Keluarga dan Warga Sekitar turut melakukan perlawanan dengan pelemparan batu ke arah Petugas,” katanya.

Akibat situasi yang ricuh, Pelaku Utama berhasil melarikan diri dari lokasi penggerebekan.

Polda Sumut kemudian meminta bantuan Personel Brimob BKO dan Polsek Medan Kota untuk melakukan pengamanan dan penyisiran di lokasi.

Dari pengembangan yang dilakukan, Polisi mengamankan Enam Orang diduga terlibat lakukan perlawanan kepada Petugas. Keenam Orang itu, berinisial MRS, DP, AP, FH, RR, dan RZ.

“Dari Test Urine kepada Enam Orang itu dinyatakan positif Pengguna Narkotika, Jenis Amphetamine,” terangnya.

Ditreskoba Polda Sumut masih memburu keberadaan FF alias Apeng yang kabur saat operasi penangkapan berlangsung. Polisi juga mendalami keterlibatan Pihak-pihak yang diduga menghalangi proses penegakan hukum ketika operasi penggerebekan tersebut.

(Dharma)

Pos terkait

banner 728x90