Cek Kondisi Pasien ISPA Forkopimcam Sengah Temila Pastikan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pahauman Berjalan Optimal

banner 728x90

Kabarreskrim.net//kalbar

163 Pasien ISPA Ditangani Puskesmas Pahauman, Forkopimcam Turun Langsung Pantau Pelayana

Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat terus menjadi perhatian jajaran Forkopimcam Sengah Temila. Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pengecekan posko kesehatan sekaligus pemantauan langsung terhadap pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menjalani perawatan di Puskesmas Pahauman, Kamis (10/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Forkopimcam melakukan pengecekan kondisi pelayanan kesehatan serta melihat secara langsung pasien ISPA yang tengah menjalani rawat inap. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik.Berdasarkan data Puskesmas Pahauman, sepanjang Agustus 2026 tercatat sebanyak 22 pasien ISPA menjalani perawatan rawat inap, sementara 141 pasien ISPA mendapatkan pelayanan rawat jalan.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., mengatakan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal, khususnya bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat ISPA.

“Kami bersama Forkopimcam melakukan pengecekan langsung ke Puskesmas Pahauman untuk melihat kondisi pelayanan kesehatan sekaligus memastikan pasien yang menjalani perawatan mendapatkan penanganan dengan baik. Kesehatan masyarakat merupakan hal yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar AKP Triyono.

Lanjut Kapolsek menambahkan, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, demam, sesak atau gangguan pernapasan lainnya, warga diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat agar dapat memperoleh penanganan sedini mungkin.

Menurutnya, pencegahan juga perlu dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi yang dapat memicu gangguan saluran pernapasan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pahauman Budi Santosa, S.K.M., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik melalui layanan rawat jalan maupun rawat inap bagi pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Selama bulan Agustus, Puskesmas Pahauman menangani 22 pasien ISPA yang menjalani rawat inap dan sebanyak 141 pasien ISPA yang mendapatkan pelayanan rawat jalan. Kami terus berupaya memberikan pelayanan dan penanganan terbaik kepada setiap pasien sesuai dengan kondisi dan kebutuhan medisnya,” jelas Budi Santosa.

Pengecekan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara unsur kepolisian, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat. Kehadiran Forkopimcam di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, berjalan secara maksimal.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat untuk segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala ISPA, diharapkan kasus gangguan pernapasan dapat ditangani lebih cepat serta tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

(A.rahman)

Pos terkait

banner 728x90