Saluran Air Diduga Tersumbat, Warga Bandar Buat Minta Pemerintah Segera Bertindak

banner 728x90

KABARESKRIM.NET // Padang

Warga RT 02 dan RT 03 RW 02 Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menyampaikan keprihatinan atas kondisi saluran air di kawasan BLPP Rimbo Data yang hingga kini diduga masih tersumbat. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret guna mencegah potensi banjir, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan surat warga tertanggal 25 November 2025, disebutkan bahwa saluran air tersebut diduga terhambat oleh keberadaan jeruji besi yang dipasang di area lingkungan dinas. Warga menilai jeruji tersebut belum dikelola secara optimal sehingga mengganggu kelancaran aliran air dan berpotensi menyebabkan genangan di permukiman sekitar.

Menurut warga, persoalan ini bukan semata persoalan teknis, melainkan juga menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat. Apabila saluran air terus tersumbat, dikhawatirkan dapat berdampak pada aktivitas warga dan menimbulkan kerugian, khususnya saat curah hujan tinggi.

Upaya Koordinasi Warga dengan Instansi Terkait

Salah seorang perwakilan warga, Syahrial Mantan RT 03 dan Ros, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya menempuh jalur komunikasi dengan mendatangi BLPP untuk meminta penjelasan dan solusi. Dari pertemuan tersebut, warga memperoleh informasi bahwa pengelolaan area berjeruji besi tersebut disebut-sebut telah diserahkan kepada pihak PNPB.

Menindaklanjuti hal itu, warga kemudian mendatangi PNPB dengan harapan jeruji besi dapat dibuka atau dikelola agar aliran air kembali normal. Namun, menurut Ros, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan.

“Warga hanya ingin ada solusi yang aman dan jelas. Kami berharap persoalan ini tidak saling dialihkan, tetapi ditangani bersama oleh instansi yang berwenang,” ujar Ros.

Ia juga menambahkan bahwa permintaan agar warga membuka sendiri jeruji besi dinilai kurang tepat, mengingat lokasi tersebut memiliki risiko keselamatan dan berada di luar kewenangan masyarakat.

Harapan Warga: Pencegahan Lebih Diutamakan

Warga menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan bertujuan untuk mencegah dampak yang lebih besar di kemudian hari. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi saluran air serta memastikan aliran kembali berfungsi dengan baik.

Beberapa harapan warga antara lain:

Dilakukan peninjauan langsung ke lokasi,

Saluran air dikembalikan ke kondisi normal dengan sistem yang aman,

Adanya kejelasan tanggung jawab antarinstansi,

Langkah pencegahan dilakukan sebelum terjadi banjir.

Warga berharap pemerintah dapat merespons persoalan ini secara cepat, profesional, dan transparan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih diharapkan dapat memberikan penjelasan atau klarifikasi resmi atas kondisi tersebut.

(Endang S)

Pos terkait

banner 728x90