Raih Nilai Tertinggi Seleksi Putra Probolinggo Kantongi Beasiswa Rp.260 Juta dari Lion Air Group

banner 728x90

Kabareskrim.net // GRESIK

Achmad Izzat Nadhif Billah, mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG), berhasil meraih nilai tertinggi dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diikuti ribuan peserta. Pemuda asal Probolinggo itu mencatatkan skor 84 dari 100 soal yang diujikan, tertinggi dari sekitar 3.000 calon mahasiswa yang mendaftar.

Bacaan Lainnya

Nabil, sapaan akrabnya, merupakan putra dari pasangan Muhammad Arif Billah dan Diana Anggraeni. Atas capaian tersebut, anak pertama dari tiga bersaudara ini berhak memperoleh beasiswa penuh dari Lion Air Group dengan total nilai mencapai Rp 260 juta hingga lulus program Diploma IV (D4).

Tak hanya pembiayaan pendidikan, beasiswa tersebut juga mencakup biaya asrama, praktik kerja, serta jaminan bergabung dan bekerja di Lion Air Group setelah menyelesaikan studi.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan nilai tertinggi. Apalagi pada tes tahap pertama saya sempat dinyatakan tidak lolos. Tapi saya tetap berusaha dan belajar untuk membahagiakan orang tua,” ujar Nabil, lulusan SMA Negeri 1 Probolinggo kelahiran 22 Februari 2007, saat ditemui, Selasa (—).

Nabil mengungkapkan, keikutsertaannya dalam seleksi Universitas Sunan Gresik merupakan saran dari kedua orang tuanya. Pada pendaftaran awal, ia diantar langsung oleh ayahnya ke Gresik. Namun hasil seleksi tahap pertama belum berpihak kepadanya.

Kegagalan tersebut tak membuatnya patah semangat. Ia justru meningkatkan intensitas belajar untuk menghadapi seleksi tahap kedua. Berbeda dari sebelumnya, pada tes tahap kedua Nabil memilih berangkat sendiri ke Gresik menggunakan bus umum.

“Saat tes pertama diantar ayah tapi tidak lolos, saya merasa menyusahkan orang tua. Jadi pada tes kedua saya berangkat sendiri naik bus. Alhamdulillah, hasilnya saya mendapat nilai 84 dan ternyata menjadi yang tertinggi,” ujarnya sambil tersenyum.

Terpisah, ayah Nabil, Muhammad Arif Billah, mengaku bangga atas pencapaian putra sulungnya tersebut. Meski mengakui sang anak cenderung pemalu dan terkesan santai di rumah, Arif menilai prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

“Dia itu sebenarnya pemalas dan pemalu, kamarnya juga sering berantakan. Tapi Alhamdulillah bisa membanggakan orang tua. Semoga ke depan Allah SWT selalu menjaga dan melindungi perjalanan hidupnya,” kata Arif Billah, yang saat ini menjabat sebagai Komite Audit Perumdam Bayuangga.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, Universitas Sunan Gresik merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalin kerja sama dengan Lion Air Group untuk sejumlah program studi. Salah satunya adalah Program Studi Teknisi Perawatan Pesawat Udara (TPPU).

Program studi TPPU dikenal sebagai salah satu jurusan dengan tingkat kesulitan dan standar akademik tinggi. Karena itu, Lion Air Group memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa dengan nilai minimal 80, termasuk biaya pendidikan, asrama, praktik kerja, hingga jaminan pekerjaan setelah lulus.

Untuk sistem perkuliahan, mahasiswa TPPU menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Sunan Gresik. Selanjutnya, selama tiga tahun berikutnya, mahasiswa akan melanjutkan perkuliahan dan praktik laboratorium di asrama serta fasilitas milik Lion Air Group di Tangerang.

(Fredo)

Pos terkait

banner 728x90