Kabarreskrim.net // PESAWARAN
Dalam rangka melaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal Untuk Meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita di wilayah Kerja Puskesmas Kota Dalam Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Selasa (3/2/2026).
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu menu dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2026, merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi ibu hamil dan balita, menurunkan angka stunting di Indonesia dan meningkatkan kemandirian keluarga dalam penyediaan pangan bergizi.
Sasaran Kegiatan ini adalah Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK), Balita Gizi Kurang, Balita Berat Badan Kurang (Underweight) dan Balita T (Tidak Naik Berat Badannya).
Di Tahun 2025 Puskesmas Kota Dalam telah melakukan semua kegiatan yang termasuk pada menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal di antaranya,
1. Pembekalan dan evaluasi pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal kepada Kader dan Perangkat Desa, dimana dilakukan Pemberian materi teknis terkait dengan pengelolaan PMT lokal, koordinasi pembagian tugas, dan penyamaan persepsi terkait dengan penyelenggaraan kegiatan PMT lokal, hasil pemantauan untuk evaluasi dan penyediaan PMT berbahan pangan lokal bagi balita bermasalah gizi (balita gizi kurang, balita tidak naik berat badannya, balita berat badan kurang).Mengikuti peraturan pengadaan barang dan jasa dengan mengutamakan prinsip pemberdayaan masyarakat.
2. Belanja bahan, dan penyiapan PMT lokal bumil KEK dan risiko KEK pada Ibu hamil selama 120 hari, Edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku dan Pemantauan status gizi sasaran, dan di tahun 2025 telah diberikan kepada 7 Ibu hamil KEK.
3. Belanja bahan, dan penyiapan PMT lokal Balita. Untuk Balita Gizi Kurang diberikan PMTselama 56 hari, dan di Tahun 2025 diberikan ke 79 balita , untuk balita tidak naik berat badannya diberikan PMT selama 14 hari ke 50 orang, dan untuk balita BB kurang diberi PMT selama 28 hari diberikan 35 orang.
Di Tahun 2026 ini sesuai dengan SK Kepala Dinas Pesawaran sasaran di wilayah kerja Puskemas Kota Dalam yang akan di berikan bantuan Makanan Tambahan yaitu 6 Bumil KEK, 70 Balita gizi kurang, 15 Balita tidak naik berat badannya dan 30 balita dengan BB kurang.
Dalam Pemberian makanan tambahan di wilayah kerja Puskesmas Kota Dalam sesuai dengan Juknis dari Pemerintahan dilakukan secara Swakelola oleh Ketua PKK Desa dan Kader-kader yang telah dilatih baik dalam pembuatan makanan yang berbahan pangan lokal seperti telur, ikan, katuk, kelor, atau sumber protein daerah lainnya dan pendistribusian makanan tambahan tersebut langsung di berikan oleh Kader setiap desa ke sasaran.
Kepala Puskesmas menyatakan bahwa program,
” Ini bukan sekadar bantuan makanan sekali makan, melainkan sarana edukasi bagi orang tua agar lebih mandiri dalam menyediakan menu sehat bagi keluarga. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi bersama Dinas Kesehatan. Diharapkan status gizi ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Kota Dalam dapat meningkat signifikan sepanjang tahun 2026 ini,” Kata Kepala Puskesmas Kota Dalam Ns. Lilis Pujiati, S.Kep.,M.Kes.
(Rudiyatmoko )









