Melalui Program CSR PT Musim Mas Tebarkan 3.000 Bibit Ikan Bersama HNSI Pangkalan Lesung

banner 728x90

Pelalawan // Kabarreskrim.net

Suasana di pagi hari yang cerah tampak aliran Sungai Pangkalan Lesung terasa lebih hidup kembali , Di tepian sungai, nelayan dan warga berkumpul, menyaksikan ribuan bibit ikan dilepaskan ke air. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harapan baru bagi keberlanjutan hidup dan masa depan keluarga nelayan.

Bacaan Lainnya

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Musim Mas menyalurkan sekaligus menebarkan 3.000 bibit ikan kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis, 29 Januari 2026. Bibit ikan yang dilepas terdiri dari gurami, baung, dan patin, jenis ikan yang akrab dengan kehidupan masyarakat setempat.

Sebagian bibit diserahkan kepada nelayan untuk dibudidayakan, sementara sisanya ditebar langsung ke sungai. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan populasi ikan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil perairan.

Manager Humas PT Musim Mas, Malinton Purba, S.H., menyebut program ini sebagai komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Kami ingin kehadiran perusahaan benar-benar memberi manfaat. Bukan hanya hari ini, tetapi juga untuk masa depan nelayan dan kelestarian sungai Pangkalan Lesung,” ujarnya.

Apresiasi datang dari Camat Pangkalan Lesung, Abdul Gafur, S.H., yang menilai kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Sungai adalah sumber kehidupan warga. Ketika sungai dijaga, maka penghidupan masyarakat juga ikut terjaga,” katanya.

Bagi nelayan, bantuan bibit ikan ini membawa harapan tersendiri.

Pengurus HNSI Kecamatan Pangkalan Lesung menilai, jika dikelola secara berkelanjutan, budidaya ikan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang memperkuat ekonomi keluarga nelayan.

Kegiatan penyerahan dan penebaran bibit ikan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan antusiasme warga. Di antara riak air sungai dan tangan-tangan nelayan yang menebar benih, tersimpan harapan bahwa alam yang dijaga akan kembali memberi kehidupan.

(AS)

Pos terkait

banner 728x90