Masjid Al Wustha Alahan Panjang Gelar Donor Darah Rutin 35 Kantong Darah Terkumpul Dalam Sehari

banner 728x90

Solok Alahan Panjang // KABARESKRIM NET

Pengurus Masjid Al Wustha Alahan Panjang bersama jemaah kembali menggelar kegiatan donor darah rutin bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok, Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara ibadah dan aksi kemanusiaan, di tengah tingginya kebutuhan darah di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Pencetus kegiatan, Rolly Eka Putra MM mengatakan donor darah merupakan bentuk amal yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. “Mari kita menabung akhirat dan berbuat amal. Setetes darah yang kita donorkan sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang sedang berjuang untuk hidup,” kata Rolly.

Dari kegiatan tersebut, PMI Kota Solok mencatat 35 kantong darah berhasil dikumpulkan. Rinciannya, golongan darah A sebanyak 12 kantong, B 5 kantong, AB 6 kantong, dan O sebanyak 12 kantong. Seluruh darah yang terkumpul akan segera didistribusikan sesuai kebutuhan rumah sakit di wilayah Kota Solok dan sekitarnya.

Perwakilan PMI Kota Solok menyebutkan, kebutuhan darah di wilayah Solok tergolong tinggi dan bersifat fluktuatif. Setiap bulan, PMI membutuhkan puluhan hingga ratusan kantong darah untuk memenuhi permintaan rumah sakit, terutama untuk pasien operasi, ibu melahirkan, penderita anemia, dan korban kecelakaan.

“Ketersediaan darah tidak bisa ditunda. Karena itu, kegiatan donor darah berbasis komunitas seperti di Masjid Al Wustha sangat membantu menjaga stok darah tetap aman,” ujar petugas PMI Kota Solok.

PMI juga mengapresiasi peran aktif pengurus masjid yang konsisten mengajak jemaah terlibat dalam aksi kemanusiaan. Menurut PMI, masjid memiliki posisi strategis sebagai pusat edukasi sosial dan kesehatan masyarakat.

Pengurus Masjid Al Wustha Alahan Panjang memastikan kegiatan donor darah akan terus digelar secara rutin. Harapannya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat gerakan sosial yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Dari masjid, kepedulian itu lahir. Dari setetes darah, harapan hidup kembali menyala,” kata salah seorang Ustad Tetap Masjid Al Wustha Darma usai mendonorkan darahnya.

(Endang)

Pos terkait

banner 728x90