Kapolres Kebumen Gelar Jumat Curhat Bersama Kelompok Wanita Tani di Pejagoan

banner 728x90

Kabareskrim.net // Jateng

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bersama para pejabat utama (PJU) Polres Kebumen menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa/Kecamatan Pejagoan, Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lumbung Pangan desa setempat itu disambut antusias warga.

Bacaan Lainnya

Sejak pagi, ibu-ibu anggota KWT tampak memenuhi lokasi kegiatan. Mereka datang untuk menyampaikan berbagai masukan, sekaligus harapan terkait situasi keamanan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga dukungan terhadap aktivitas pertanian yang selama ini menjadi penggerak ekonomi keluarga.

Kapolres Kebumen mengatakan, Jumat Curhat merupakan ruang dialog yang sengaja dibuka agar Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selanjutnya, kegiatan ini merupakan sarana mendengar langsung suara warga tanpa jarak.

“Jumat Curhat ini adalah wadah komunikasi dua arah. Kami ingin mendengar langsung apa yang dirasakan masyarakat, apa yang menjadi kendala, serta apa yang perlu kami bantu. Karena keamanan dan ketertiban itu tidak bisa dibangun sendiri, harus bersama-sama,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Kapolres menjelaskan, tujuan utama Jumat Curhat adalah memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan humanis. Dengan komunikasi yang terbuka, Polri dapat memahami kebutuhan warga, sekaligus mempercepat langkah penyelesaian masalah di lapangan.

Selain itu, Jumat Curhat memiliki sisi positif karena masyarakat diajak menjadi mitra yang berperan aktif dalam menjaga situasi kondusif di wilayahnya.

“Kalau komunikasi sudah terbangun, maka potensi gangguan keamanan bisa dicegah lebih awal. Masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meninjau ketahanan pangan di lahan pertanian milik KWT Puspita Pejagoan. Ia melihat langsung aktivitas budidaya sayuran yang dikelola para ibu-ibu, sekaligus menyerap aspirasi terkait pengembangan pertanian lokal.

Kapolres berkesempatan memetik kembang kol yang sudah siap panen sebagai bentuk dukungan Polri terhadap petani lokal. Aksi tersebut disambut gembira anggota kelompok tani yang selama ini aktif mengelola lahan pertanian desa.

Menurut Kapolres, hasil pertanian yang dikelola KWT Puspita Pejagoan menunjukkan kualitas yang sangat baik. Ia menilai, kegiatan pertanian yang dikerjakan ibu-ibu tidak kalah produktif dan berpotensi besar untuk menopang ketahanan pangan keluarga maupun desa.

Kapolres juga berharap semangat kelompok wanita tani terus tumbuh, sekaligus menjadi contoh bagi desa lain untuk mengembangkan lumbung pangan dan pertanian produktif.

Selain itu, Kapolres juga menyalurkan bantuan sosial kepada para KWT Puspita. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

( Arif Jtg )

Pos terkait

banner 728x90