Hari Pertama Operasi Keselamatan Toba 2026 Polres Tapanuli Tengah Kedepankan Teguran Humanis

banner 728x90

Kabarreskrim.net // Tapanuli Tengah

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) resmi gelar Operasi Keselamatan Toba 2026 pada Senin, 2 Februari 2026. Hari Pertama, pihak Kepolisian menekankan pendekatan edukatif dan teguran lisan dibandingkan penindakan tilang denda.

Bacaan Lainnya

Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kasat Lantas, AKP Dela Antomi, SH., mengatakan, operasi ini untuk kedisiplinan Masyarakat berlalu lintas, juga upaya menekan angka kecelakaan di Wilayah Hukum Polres Tapteng.

Berdasarkan data hasil kegiatan Hari Pertama, tercatat, sebanyak 23 Kasus Pelanggar diberikan teguran lisan. Pelanggaran didominasi para Pengendara Roda Dua yang tidak menggunakan Helm (11 Kasus), diikuti Kendaraan yang tidak sesuai peruntukan (4 Kasus), Penggunaan Knalpot Brong (2 Kasus), Bonceng Tiga (3 Kasus), serta Kendaraan Tanpa TNKB (3 Kasus).  “Hari ini kami memberikan 23  Lisan. Sesuai instruksi, pada tahap awal Operasi Keselamatan Toba ini, kami mengedepankan tindakan simpatik. Belum ada pemberlakuan tilang tertulis maupun denda bagi para Pelanggar,” katanya.

Operasi Keselamatan Toba 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari ke depan. Fokus utama Petugas 10 Prioritas Pelanggaran, mulai dari penggunaan Helm, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga kendaraan yang melebihi kapasitas (Over Dimension/Over Load).

Kasat Lantas Polres Tapteng himbau seluruh lapisan Masyarakat agar melengkapi Surat Kelengkapan Kendaraan, dan mematuhi Rambu Lalulintas, bukan karena ada Operasi Kepolisian, juga untuk keselamatan pribadi.

“Kami mengajak Masyarakat keselamatan itu prioritas dan dibutuhkan. Patuhi aturan lalu lintas, gunakan Helm SNI, dan pastikan Kendaraan dalam kondisi standar. Ingat, awal dari kecelakaan dari pelanggaran yang dilakukan,” tandasnya.

(Dharma)

Pos terkait

banner 728x90